

Sabda Rasulullah saw :
“Barangsiapa
yang beriman pada ALLAH
dan hari akhirat maka hendaklah
berkata baik atau lebih baik diam.”
(HR Bukhari dan Muslim)
“Seorang yang beriman
dengan orang beriman yang lain
adalah
ibarat binaan yang saling
mengukuhkan antara satu sama lain.”
(Al-Bukhari dan Muslim)
Nabi SAW bersabda :
“Doa itu adalah ibadah”
(Sahih. Abu Dawud dan Al-Tirmizi).
Maka
jangan sesekali kita berdoa
kecuali hanya kepada Allah SWT.
Seperti
mana perintah Allah
di dalam Al-Quran :
“Dan Tuhanmu berfirman:
“Berdoalah kepadaKu,
nescaya akan Aku
perkenankan bagimu.”
(Surah Ghafir: 60)
Ketahuilah, yang mampu
menolong kita hanyalah
Allah SWT kerana Dia adalah Tuhan sekalian alam
yang telah
menciptakan langit dan bumi, bahkan segala urusan tadbir
di
dalam alam ini adalah di bawah kekuasaanNya.
Tiada Tuhan yang lain,
tiada kuasa yang lain melainkan
kuasa Allah mengatasi segala-galanya.
Sebuah hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad,
Rasulullah SAW bersabda :
“Jagalah Allah, nescaya Allah akan menjaga
kamu.”
Jagalah hubungan kita dengan Allah;
maksudnya hendaklah di dalam
urusan ibadah,
hanya kita berikan kepada yang selayaknya iaitu Allah,
tanpa menyekutukanNya dengan sesuatu yang lain.
Rasulullah SAW mengatakan kalau kita menjaga
hubungan kita dengan
Allah, nescaya Allah akan
menjaga hubunganNya dengan kita.
Rasulullah melanjutkan,
“Jika kamu memohon, maka mohonlah daripada
Allah.
Dan jika kamu meminta pertolongan, maka mintalah
pertolongan
daripada Allah.”
Rasullah mengatakan lagi dalam hadis yang sama,
“Dan ketahuilah,
sekiranya semua manusia
di permukaan bumi ini berkumpul untuk
memberikan
kamu satu manfaat nescaya mereka
tidak akan dapat memberikan manfaat
itu
melainkan dengan sesuatu yang Allah
tetapkan bagimu. Dan sekiranya
semua manusia
berkumpul untuk memberikan kamu satu mudarat,
mereka tidak
akan dapat memudaratkanmu kecuali
dengan sesuatu yang telah Allah
tetapkan ke atasmu.”
(Sahih. Riwayat Ahmad)
Nabi SAW mengajarkan doa
yang dibaca pada pagi dan petang,
meminta
kepada Allah supaya jangan
menyerahkan urusan kita kepada diri kita
sendiri.
“Wahai (Allah) Yang Maha Hidup,
Yang Maha Terjaga,
dengan
rahmatMu
Aku meminta pertolongan,
perbaikilah urusanku seluruhnya,
dan
janganlah Engkau serahkan aku
kepada diriku sendiri
walau sekelip mata.”
(Sahih. Al-Hakim)